Kapten AS Roma : Juventus Tetap Sama Dengan Para Tim Di Serie A

Cristiano Ronaldo Tampak Merayakan Kemenangan Juventus Pada Pertandingan Serie A Melawan Lazio.

Penyerang.com – Kehadiran bintang bintang top eropa di skuat Juventus, memang membuat klub di Serie A cukup segan akan hal itu. Terlebih mereka memiliki sosok Ronaldo yang merupakan salah satu pemain terbaik dunia dalam kurun 10 musim terakhir. Akan tetap bagi Daniel De Rossi yang merupakan kapten AS Roma menyakini Juve masih memiliki level yang sama dengan para rival di Italia.

Juventus memang menjadi trending topik ketika bursa transfer kemari di buka. Sih Nyonya Tua menjadi tim yang berubah dengan agresif di lantai transfer. Management klub dengan berani mendaratkan pemain pemain samacam, Emre Can, Mattia Perin, Cristiano Ronaldo dan Leonaro Bonucci. Khusus Ronaldo Juve mendatangkannya dengan harga mencapai 100 juta euro dari Real Madrid.

Bergabungnya Ronaldo sendiri sebenarnya membuat jagad saya pesepak bolaan begitu gempar. Ya, mega bintang asal Portugal itu merupakan pemain yang begitu sukses bersama timnya Real Madrid. Membela Madrid selama sembilan musim Ronaldo menjadi pemain yang begitu berkontribusi dengan kesuksesan yang di raih oleh Real Madrid.

”Juventus mereka mendapatkan pemain hebat musim ini. Kedatangan para pemain yang mereka datangkan adalah sebuah investasi yang begitu bagus. Namun apakah kami semua akan menjadi tersingkirkan? Tidak. Mesi finasial mereka lebih baik dari tim-tim di Serie A namun hal tesebut memotivasi kami untuk menjadi yang terbaik.”

‘”Musim lalu ketika Barcelona bermain melawan kami di Liga Champions, orang orang mengatakan Roma akan segera berakhir. Namun kenyataan kami lolos hingga semifinal, jadi tidak ada hal yang di khawatirkan.”

Massimo Moratti : Eric Cantona Adalah Sebuah Penyesalan Terbesar Saya

Italiafootball-Mantan Presiden Inter Milan Massimo Moratti menyebutkan penyesalan  terbesarnya ketika masih menjabat sebagai presiden Inter adalah ketika ia gagal merekrut Eric Cantona dari Manchester United.

Moratti sendiri menjadi Presiden Inter mulai dari tahun 1995, dan pergi meninggalkan klub pada tahun 2013 yang lalu.

Menjadi Bos Internazionele sendiri ia pernah menghabiskan dana hingga 1,5 miliar Euro untuk mendatangkan pemain.Dan dan tersebut berasal dari uang pribadinya yang tersimpan lama.

Ketika dirinya masih menjadi Presiden, ia tercatat pernah mendatangkan bintang ternama ke Skuatnya mulai dari Ronaldo Delima, Robetlo Carlos, Christian Vieri, Zlatan Ibrahimovic, dan Samuel Etoo.

Namun yang membuatnya sangat menyesal adalah ketika ia gagal mendatangkan bintang Manchester United, Erick Cantona, Bahkan Morati sudah mulai bernegosiasi dengan United perihal transfer Cantona pada  tahun 1995 lalu, Namun sayang  usahanya gagal karena pihak United menolak melepaskan bintangnya yang kala itu tengah begitu populer.

Ketika di tanya pemain mana yang sangat membuatnya menyesal karena gagal membawa ke Giuseppe Meazza,

”Jujur pemain yang saya sangat sesali merekrutnya adalah Cantona, dan Juga Roberto Mancini. Cantona kala itu bermain dengan begitu gagah di Manchester United, dirinya seperti pangeran, jika saya berhasil membawanya di masa lalu mungkin kariernya akan bertahan lama bersama kami, Sedangkan Mancini merupakan pemain yang begitu bagus dan saya sangat berharap mendapatkannya namun kami gagal” tandasnya kepada  Football Italia.

Tidak hanya membahas soal lini serangnya, ia juga mengungkapkan jika ia amat menyesal karna tidak memperkuaat barisan pertahanannya.

”Kesalahan fatal saya adalah gagal memperkuat barisan belakang Inter,  padahal tim sudah mendapatkan tanda tanda jika pertahanan kami tengah rapuh, dan saya ketika itu sangat begitu fokus dengan lini depan kami, bahkan kami memiliki empat penyerang bintang  di masa lalu.”

”Pembelian Walter merupakan yang terbaik, bagi klub dan untung dirinya bisa membuat Inter semakin kuat.” tutupnya.

Moratti sendiri berhasil membawa Inter meraih lima Scudetto, empat trofi Super Coppa Italia,satu Liga Champions, Piala dunia antar klub dan Uefa Cup.

Massimilliano Allegri Mengatakan Juve Belum Mendapatkan Apapun

Kompetisi Serie A pada musim 2017-2018 tampaknya akan menjadi musim yang lebih kompetitif, hal ini di karenakan dalam persaingan perebutan scudetto banyak klub yang berpeluang meraih gelar juara apalagi dengan persaingan tiga klub teratas yang di isi oleh As Roma yang duduk di posisi tiga klasmen sementara, Napoli yang berada di posisi kedua dengan mengejutkan  hingga Juventus yang berhasil baru saja merebut puncak klasmen dari Napoli pada klasmen sementara.

Namun klub seperti Napoli yang menunjukan penampilan bagusnya memiliki peluang untuk mematahkan dominasi Juventus pada musim ini, mereka tercatat menjadi salah satu klub yang mampu menggeser  I Biancconeri di puncak klasmen Serie A meskipun kembali terpeleset di posisi kedua, dengan musim yang masih panjang.Beberapa pecinta Serie A mungkin sedikit kesal ataupun kecewa dengan kedikdayaan Juventus yang dalam enam musim terakhir mendominasi Scuedetto.

Akan tetapi pelatih  Juve sendiri Massimiliano Allegri menyatakan jika pasukannya belum mendapatkan apapun setelah berhasil naik di ke atas klasmen sementara serie A mengeser Napoli yang sempat berada di puncak klasmen.

kemenangann 2-0 atas udine membuat Juventus berhasil menyalip Napoli dan masih memiliki dua kompetisi lainya seperti Supercoppa Italia dan perempat final Liga Champions Eropa.

‘’Kami belum mendapatkan apapun musim masih panjang dan kami bermain di tiga kompetisi, kompetisi domestik sendiri masih akan sangat panjang yang akan berakhir pada bulan mei.” Sebut Allegri kepada Skysport Italia.

‘’Pekan kemarin kami berhasil menyingkirkan Totenham untuk melaju ke babak selanjutnya yang membuat kami harus benar benar fokus pada tujuan kami,jadi kami benar benar akan sangat sibuk pada musim ini. Mungkin Serie A dan Liga Champion akan menjadi fokus utama kami.” ujar Allegri.

Pada pertandingan selanjutnya Gonzalo Higuan dan kawan kawan akan menjamu Atlanta di lanjutan seriea pada akhir pekan ini yang akan dimainkan di Allianz Stadium. Mereka juga akan menunggu hasil undian yang di lakukan UEFA pada jumat pekan depan untuk menanti lawan mereka di babak perempatfinal Liga Champions Eropa.