Neymar Akan Menjadi Pemain Terbaik di Piala Dunia

Neymar JR

Penyerang.com  –  Neymar akan membuktikan diri sebagai pemain terbaik dalam Piala Dunia 2022 mendatang. Hal ini diyakini oleh mantan pelatih Brasil, Vanderlei Luxemburgo. Vanderlei Luxemburgo percaya bahwa Neymar akan belajar dari kegagalan serta kritik yang menyerangnya dalam Piala Dunia 2018 lalu. Neymar memang mendapatkan banyak kritikan karena tampil buruk selama pertandingan bola Piala Dunia berlangsung.

Dirinya dianggap sudah menodai reputasinya sendiri sebab akting berlebihan ketika terjatuh di lapangan. Neymar pun terlihat terlalu senang ketika berguling-guling di lapangan. Usai insiden tersebut, Neymar telah mengakui kesalahannya serta berharap bisa lebih baik di Piala Dunia mendatang. Neymar juga mengaku pengalaman tersebut sudah membuatnya menjadi lebih dewasa.

Menurut Vanderlei Luxemburgo, hal yang dialami oleh Neymar juga sempat dialami oleh legenda Brasil, Pele. Hal inilah yang menjadikannya sangat yakin Neymar bisa tumbuh menjadi pemain yang lebih baik. Vanderlei Luxemburgo juga mengatakan bahwa semua kritik yang dijatuhkan kepada Neymar jelas bisa membantunya dewasa.

Luxemburgo pun memercayai janji Neymar untuk bisa berubah menjadi lebih baik. Vanderlei Luxemburgo mempertegas bahwa Neymar sudah belajar dari kegagalan yang ia alami di Piala Dunia 2018 lalu. Berita bola mengenai Neymar ini pun dijelaskan dan diyakini oleh Luxemburgo.

“Tentu saja kritik pedas di Piala Dunia 2018 berdampak pada dirinya. Anda bisa yakin dengan apa yang saya katakan sekarang. Neymar akan menjadi pemain terbaik di Piala Dunia selanjutnya,” kata Vanderlei Luxemburgo.

“Semua kritik keras yang menyerangnya dalam Piala Dunia lalu, anda tahu, dia menjadi ‘meme’ global, mungkin dia tidak pernah berpikir hal itu bisa terjadi padanya. Dan itu terjadi! Hal tersebut bisa saja menimpa siapapun,” imbuh mantan pelatih Brasil itu.

Kenapa Costa Lebih Memilih Bermain Untuk Timnas Spanyol Dari Pada Brazil

Pertanyaan yang menarik adalah untuk apa Diego Costa bermain untuk timnas Spanyol dan Mengapa ia tidak memilih Brazil Sebagai Negarnya?

Mantan pemain depan Chelsea ini mencetak gol pertamanya di Piala Dunia 2018 saat dia menyamakan kedudukan melawan Portugal dengan langsung membuahkan dua gol kegawang Rui Patricio.

Costa lahir di Logarto, Brasil pada tahun 1988 dan pernah bermain untuk klub klub loka Brazil yang gagal hingga membuatnya tertarik untuk pindah ke Eropa.

Dia menarik perhatian super agen Jorge Mendes,dan Mendes pun membawanya pindah ke Eropa dengan klub Portugal yakni Braga sebagai tujuan awalnya yang membuatnya merasakan Atmosfer dairi La Liga dan Primer Leangue.

Sang Penyerang sendiri  tidak pernah benar-benar bermain untuk klub Portugal, tetapi setelah pindah di sejumlah klub di Spanyol yang membuat Atletico Madrid tertarik untuk meminangnya demi melapis Striker mereka yang haus gol yakni Radamel Falcao

Pada September 2013, Federasi sepak bola Spanyol membuat permintaan untuk mengalihkan keikutsertaan internasional Costa dari Brasil ke Spanyol, karena ia telah diberikan kewarganegaraan Spanyol pada bulan Juli tahun itu.

Costa menulis surat di mana ia menyatakan keinginan untuk pindah , tetapi dikritik oleh direktur pengadilan CBF, dari Brazil Carlos Eugênio Lopes, yang menyebut langkah itu “murni keuangan”.

Luis Scholari mengatakan: “Pemain Brasil yang menolak memakai kaos tim nasional Brasil dan bertanding di Piala Dunia di negara Anda secara otomatis harus di keluarkan.

“Dia membalikkan punggungnya pada impian jutaan orang, untuk mewakili tim nasional kami, juara lima kali di Piala Dunia di Brasil.”

Seragam timna Brazil sendiri sempat membuat Costa diberikan dan dia melakukan debut pada 5 Maret 2014, hanya beberapa bulan sebelum Piala Dunia di Rio.

Sejak itu dia berhasil mencetak 9 gol dalam 20 pertandingan untuk Spanyol.

Young : Timnas Inggris Amat Siap Melawan Tunisia

Pemain bertahan The Three Lions Inggris Asley Young mengungkapkan jika timnya sangat optimis dengan raihan positif di Russia nanti. Demi menjaga asa sang pemain membeberkan jika timnya telah menyiapkan segala hal yang di pelukan oleh timnnya untuk melangkah lebih jauh di Russia nanti.

Inggris sendiri akan menghadapi Tunisia pada babak fase grup G pada senin 18/6  mendatang dan mereka akan menantang wakil asal Afrika tersebut pada laga perdana Piala Dunia Russia. Sebelum gelaran Piala Dunia, Inggris bermain dalam ajang uji coba dengan Kosta Rika dan Nigeria.

Dalam uji coba tersebut Inggris berhasil menyapu bersih kedua laga tersebut dengan kemenangan. Asley Young sendiri merasa amat yakin jika timnya dapat mengalahkan Tunisia pada senin nanti.

”Kami telah melakukan sesi latihan yang amat baik, dan kami yakin akan bermain dengan sangat baik pada pertandingan pertama di Russia nanti.” ucapnya.

Asley Young sendiri percaya dengan kapabilitas timnya untuk menatap Piala Dunia di Russia nanti apalagi dengan persiapan yang amat baik sejauh ini.

”Jadi semua mungkin bisa melihat dua laga uji coba yang kami lakukan, namun itu tidak bisa di nilai dengan sangat baik karena  itu hanya merupakan pertandingan pemanasan. Jadi menghadapi Tunisia merupakan laga untuk menunjukan kualitas kami.” ungkapnya.

”Kami akan melakukan serang habis habisan pada pertandingan pertama nanti, itu akan menjadi pertandingan yang amat luar biasa. Kami akan mencoba memaksa mereka untuk bertahan.” terangnya.

Inggris sendiri merupakan tim unggulan pada grup G yang di isi oleh Belgia, Tunisia dan Panama.

Spanyol Masih Favorit Meski Di Tinggal Oleh Lopetegui

Timnas Spanyol telah memecat pelatih Jullen Lopetegui pada pekan ini, yang membuat jagat sepak bola Spanyol tekejut. Kesalahan yang di lakukan oleh Real Madrid lah yang menjadi penyebab sang Entrenador harus di pecat dengan sangat cepat oleh federasi Sepak Bola Spanyol.Banyak yang mempertanyakan bagaimana nasib Timnas Spanyol usai memecat pelatih mereka yang beberapa musim ini telah mengabdi bagi tim Matador.

Banyak yang memprediksi jika Spanyol akan segera kehilangan status mereka sebagai tim favorit dalam kejuaraan empat tahunan ini. Lopetegui sendiri resmi langsung di gantikan oleh penggantinya  Fernando Hierro, yang akan memimpin Sergio Ramos dalam kejuaraan Piala Dunia di Russia nanti.

Pemain Barcelona yang memperkuat Timnas Brazil yakni Paulinho mengungkapkan jika kehilangan Lopetegui dari timnas Spanyol tidak akan berpengaruh besar dan tidak menutup peluang mereka untuk menjadi favorit untuk memenangkan Piala Dunia Russia.

”Mereka (Timnas Spanyol) masih memiliki harapan untuk menjadi juara, Mereka masih menjadi favorit dalam ajang ini. Dan yang terpenting mereka masih memilih pemain yang bermain di level tertinggi.” ucapnya.

”Dengan pengecualian mereka telah di tinggal oleh pelatih mereka, jadi untuk itu saya tidak ingin berkomentar lebih jauh karena sudah banyak yang menanggi akan berita tersebut.”

”Saya amat fokus dengan Tim, jadi mungkin Spanyol akan menjadi favorit dan kami akan mewaspadai mereka.”ungkap Gelandang Barcelona itu.

Hierro sendiri mengaku jika dirnya akan siap memimpin jawara Piala Dunia 2010 tersebut di Russia nanti meski ia tidak mendapat waktu yang cukup untuk merubah susunan strategi yang di inginkanya, dan ia lebih memilih tetap akan memakai taktik Lopetegui saat ini.

Usai Pecat Julen Lopetegui, Timnas Spanyol Langsung Umumkan Fernando Hierro Sebagai Pengganti

Timnas Spanyol secara mengejutkan memecat pelatih mereka Julen Lopetegui, usai yang bersangkutan di resmikan oleh klub barunya Real Madrid, memang ada pro kontra dengan resminya Julen Lopetegui melatih Real Madrid, Tapi banyak yang menyatakan di pecatnya Lopetegui karena ulah Real Madrid yang terlalu dini mengumumkan ke publik  jika Lopetegui akan menggantikan posisi dari Zinedine Zidane di Santiago Bernabeu.

Real Madrid sendiri secara mengejutkan mengumukan jika Julen Lopetegui akan menjadi pelatih baru mereka dengan durasi kontrak tiga musim di Madrid. Padahal Timnas Spanyol belum menjalani laga resmi Piala Dunia yang baru akan di gelar dalam beberapa hari ini. Blunder tersebut sangat fatal dan seperti tidak menghormati federasi Sepak bola Spanyol.

Federasi sepak Spanyol sendiri (RFEF) sendiri tidak mau lama terlena dengan situasi yang di alami oleh kursi kepelatihan timnas Spanyol, mereka bahkan langsung menunjuk  Fernando Hierro  untuk melatih Sergio Ramos dan kawan kawan dalam mengarungi Piala Dunia Russia 2018.

Fernando Hierro sendiri akan membawa timnas Spanyol untuk berhadapan dengan Portugal di pertandingan pertama fase grup.

” Fernando Hierro akan melakukan tugasnya untuk membawa Timnas Spanyol untuk bermain di Russia nanti, dia akan bertanggung jawab akan hal itu, dan dia akan mempin tim untuk di depan media bersama president  RFEF, Lus Rubiales,”  dilansir oleh situs resmi RFEF.

”Pada hari Jum’at Hierro akan membawa tim untuk latihan perdana sebelum pergi ke sochi untuk berhadapan dengan Portugal dalam pertandingan fase grup.” lanjut pernyataan RFEF.

Hierro sendiri memang jarang terdengar dalam dunia sepak bola, namun pelatih berusia 50 tahun tersebut merupakan salah satu Legenda sepak bola Spanyol, dan pernah menduduki jabatan teknis di timnas Spanyol.

Ronaldo : Mo Salah Merupakan Pemain Akan Berkompetisi Untuk Ballon D’or

Penyerang Real Madrid, Cristiano Ronaldo mengakui jika  Mohamed Salah akan merupakan pemain yang menjadi saingannya pada perebutan Ballon d’Or, namun hal tersebut akan terjadi jika sang pemain timnas Mesir tersebut segera pulih dari cedera bahunya.

Portugal dan Mesir bisa bertemu di babak 16 besar Piala Dunia di Rusia, dengan hal itu membuat Ronaldo langsung memuji Salah.

Salah sendiri harus mengalami cedera usai di langgar oleh bek Real Madrid, yakni Sergio Ramos, di final Liga Champions melawan Real Madrid.

Ronaldo bersama skuad Portugal dan Salah Mesir secara realistis dapat bertemu di babak 16 besar Piala Dunia.

Dan menjelang turnamen di Rusia, Ronaldo telah mengungkapkan dia yakin Salah dalam perlombaan untuk penghargaan individu terbaik tahun ini yaitu Ballon d’Or.


Ronaldo mengklaim: “Mo Salah telah menjadi salah satu pemain terbaik  tahun ini.

“Saya harap cederanya di final di Kiev tidak membuatnya absen di Piala Dunia.

“Banyak orang berbicara tentang pertempuran Cristiano Ronaldo Lionel Messi tetapi ada pemain lain yang memiliki peluang untuk memasuki balapan [untuk Ballon d’Or].

“Salah adalah salah satunya.”

Selama final Eropa bulan Mei, Salah berlari keluar lapangan menangis setelah do cederai oleh Sergio Ramos dan  membuat bahunya cedera.

Tidak hanya sampai disitu ternyata cedera yang di alami oleh mantan pemain AS Roma ini merupakan cedera yang cukup serius yakni Dislokasi bahu yang terkadang menjadi momok menakutkan bagi pesepak bola internasional. Sedangkan Salah juga harus mendapatkan mimpi yang begitu buruk pada saat itu dia juga harus menyaksikan timnya Liverpool di hancurkan oleh Madrid  dengan skor 3-1 di babak kedua setelah dirinya keluar dari lapangan di babak pertama.